Aku tidak pernah berfikir akan mengenalmu,
bahkan aku tak menghendaki untuk bertemu,
lalu berharap lebih padamu,
aku cukup menyadari bagaimana hatimu padaku.
Hanya terkadang kenyataan berbicara lain aku tak dapat
mengendalikan hatiku, rasa itu hadir,
rasa dimana ingin bersamamu, selalu di dekatmu,
hingga rasa ingin seutuhnya memilikimu
Egois memang, aku hanya terpaku pada rasaku
tanpa memperdulikan bagaimana hatimu padaku .
Kini, kekecewaan yang kurasakan,
bukan salahmu kufikir, hanya saja kini aku terlihat
bodoh memang .
Cukup sampai dsini, biarkan rasa sakit ini perlahan berhenti :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar