Jumat, 11 Maret 2016

Terimakasih Sahabat !


Umumkan saja pada semua pasang mata jika kalian kini bersama..
Silahkan tunjukkan pada seisi dunia layaknya kalian berdua
abadi sampai tua..
dan teriakkan saja pada khalayak ramai seperti kalian tidak akan pernah
saling terluka..

Aku ?
Tak usah kau perdulikan,
dan bahkan aku akan menjadi yg terabaikan,
Perlahan menghilang dan dilupakan..

Iri ? Cemburu ?
Aku bahkan tak sekekanakan itu untuk kebahagiaanmu..

Mungkin,
Aku bukan Sahabat yg bisa selalu ada,
Bukan teman yg slalu bisa kau jadikan tempat berbagi banyak cerita,
Hanya sedikit jeda untuk kita saling jumpa,
Komunikasi yang terjalinpun tak sesering biasanya,
Kesibukan dan dunia kita menjadi alasan jarang bertegur sapa,
Dan ada batas mengukir cerita karna limit waktu yg tersisa,
Lalu kufikir Kau mulai jenuh,
Hingga Dia datang merubah segalanya, Segalanya diantara kita..

Dia, yang tangan nya dulu kuimpikan menggenggamku,
Kini erat merengkuhmu..
Dia, yang Senyum manisnya dulu kudamba hanya untukku,
Kini merekah untukmu..
Dan Dia, Yang matanya dulu kuharap hanya menatapku,
Kini berbinar kepadamu..

Salahkah kisah kalian ?
Tidak !
Kalian hanya dua insan yang saling jatuh cinta,
Kalian sepasang kekasih yang sedang dimabuk asmara,
Dan anggaplah aku sbagai perantara untuk kalian berdua...

Lukaku ?
Biarkan kurawat sendiri..
Tangisku ?
Biarkan mengalir dan akhirnya perlahan berhenti..
Aku hanya masih merasa sulit untuk merasa Bahagia dan Terluka diwaktu yg sama..

Kali ini sepertinya Tuhan menamparku dengan keras, 
Menjawab harapanku padanya yang sia sia,
Dan menyadarkanku tentang 
Kesetiaanmu sbagai sahabat yang diam diam menggenggam tangannya...
Terimakasih Sahabatku :)

Kamis, 25 Februari 2016

Tuhanku Punya Rencana Terbaik Untukku

Entahlah,
Aku seperti kehilangan kata kata meski itu sekedar menyapamu sahabatku,
Seperti kehilangan kekuatan memutar ulang memori saat bersamamu,
Seperti kehabisan airmata untuk menangisi hal bodoh seperti ini...

Ini seperti kisah drama yang ada di FTV, Sinetron Alay dan semacamnya,
Dimana sahabat terdekatmu menjalin hubungan dengan seseorang yg pernah kamu sukai...

Taukah kau ?
Kau satu dari sekian banyak teman yg kusebut sahabat,
Kau satu dari sekian banyak yg kubanggakan,
kau yg membuatku mengerti tentang eratnya berteman,
Dan kau yg menjadikanku percaya tentang indahnya arti persahabatan....

Kuakui,
Aku pernah menyukainya,
Menyukai Pria Bangs*t itu, mengagumi nya, menganggapnya berbeda dari yg lain,
Hingga si Bangs*t itu menyukaimu dari sekian banyak wanita yg dia kenal,
dan membuat jarak diantara kita,
Apapun tentangnya kini terlihat begitu Memuakkan !!

Aku menyayangkan kau sahabatku, yg kini menyukainya,
Bukan karna Iri ataupun Cemburu,
Karna aku tau, Bahkan dimata lelaki butapun mungkin fisikmu lebih menarik dibanding denganku,

Tapi Mengapa ?
Dari sekian banyak lelaki yg menantimu,
Dari sekian banyak mereka yg memujamu,
Dari sekian banyak yg mengejarmu, dan
Dari benteng pertahanan sikap cuekmu,
Mengapa harus dia yg pernah ku sukai ??

Kau bahkan tau,
Sejak kapan aku menyukainya dan
Bagaimana Dulu aku menggilainya
Oh ya aku lupa, Kau bukanlah diriku bagaimana kau bisa tau rasaku (:

Setidaknya,
Sekacau kacaunya diriku, 
aku masih bisa menghargai perasaan orang terdekatku,
Sebodoh bodohnya diriku, 
aku takkan menyukai seseorang yg pernah disukai orang terdekatku,
Karna aku mencoba berfikir,
Bagaimana rasanya berada di posisi mereka..

Bagaimana bisa dengan mudahnya kau memintaku untuk tidak berubah,
Memintaku bersikap seperti tidak terjadi apapun, 
Dari semua yg telah terjadi,
Ingatlah Sahabatku,
Saat ku ucapkan "Aku baik baik saja dan aku tidak terluka" dan 
Saat ku katakan "ya, takkan ada yg berubah diantara kita"
Itulah satu satunya kebohongan terbaik yg pernah kubuat selama bersahabat denganmu...

Sahabatku..
Darimu aku belajar,
Tidak ada sejatinya sebuah persahabatan jika cinta hadir diantara keduanya,
Darimu aku mengerti,
Wanita seperti apa yg disukai pria yg pernah ku kagumi,
Dan darimu lah pula kusimpulkan,
Mungkin menjadi tidak tahu akan lebih menenangkan..

Ah Sudahlah
Mungkin akulah perantara kisah diantara kalian,
Mungkin juga dunia ini terlalu sempit untuk kalian,
Tapi tak ada yg salah jika diantara kalian saling jatuh cintaa,
Karna pada faktanya aku memang bukan siapa siapa,
Silahkan, Berbahagia lah (:


Dan aku percaya Tuhanku punya rencana terbaik untukku..