Rabu, 31 Januari 2018

Maaf Karna Telah Berharap

Mengapa tak pernah belajar dari pengalaman?
Mengapa tak pernah berhenti berharap akan hal yg tak pasti?
Mengapa takut kehilangan untuk hal yg belum menjadi milikmu?

Jawaban nya hanya 1 

Bodoh!

Menjadi yang tidak diinginkan itu sakit.

Bergantung akan harapan itu harus berani mengorbankan hatimu untuk hancur berkeping-keping.

Terbodoh adalah kamu takut kehilangan sesuatu yg belum menjadi milikmu. 

Siapa dirimu? 

Cinderella? Oh damn tunjukkan sepatu kacamu.

Snow white? Oh please, tanyakan pada kaca ajaib dulu.

Rapunzel? Then show me rambut emasmu!

Kamu bukan salah satu diantara mereka, 

Jangan pernah berharap ada pangeran berkuda putih menghampirimu, 

Pangeran yg akan membangunkan dengan ciuman hangat dalam lelap tidurmu,

Ataupun pria yang akan berjuang mati-matian hanya untuk bersamamu! 

Jumat, 11 Maret 2016

Terimakasih Sahabat !


Umumkan saja pada semua pasang mata jika kalian kini bersama..
Silahkan tunjukkan pada seisi dunia layaknya kalian berdua
abadi sampai tua..
dan teriakkan saja pada khalayak ramai seperti kalian tidak akan pernah
saling terluka..

Aku ?
Tak usah kau perdulikan,
dan bahkan aku akan menjadi yg terabaikan,
Perlahan menghilang dan dilupakan..

Iri ? Cemburu ?
Aku bahkan tak sekekanakan itu untuk kebahagiaanmu..

Mungkin,
Aku bukan Sahabat yg bisa selalu ada,
Bukan teman yg slalu bisa kau jadikan tempat berbagi banyak cerita,
Hanya sedikit jeda untuk kita saling jumpa,
Komunikasi yang terjalinpun tak sesering biasanya,
Kesibukan dan dunia kita menjadi alasan jarang bertegur sapa,
Dan ada batas mengukir cerita karna limit waktu yg tersisa,
Lalu kufikir Kau mulai jenuh,
Hingga Dia datang merubah segalanya, Segalanya diantara kita..

Dia, yang tangan nya dulu kuimpikan menggenggamku,
Kini erat merengkuhmu..
Dia, yang Senyum manisnya dulu kudamba hanya untukku,
Kini merekah untukmu..
Dan Dia, Yang matanya dulu kuharap hanya menatapku,
Kini berbinar kepadamu..

Salahkah kisah kalian ?
Tidak !
Kalian hanya dua insan yang saling jatuh cinta,
Kalian sepasang kekasih yang sedang dimabuk asmara,
Dan anggaplah aku sbagai perantara untuk kalian berdua...

Lukaku ?
Biarkan kurawat sendiri..
Tangisku ?
Biarkan mengalir dan akhirnya perlahan berhenti..
Aku hanya masih merasa sulit untuk merasa Bahagia dan Terluka diwaktu yg sama..

Kali ini sepertinya Tuhan menamparku dengan keras, 
Menjawab harapanku padanya yang sia sia,
Dan menyadarkanku tentang 
Kesetiaanmu sbagai sahabat yang diam diam menggenggam tangannya...
Terimakasih Sahabatku :)

Kamis, 25 Februari 2016

Tuhanku Punya Rencana Terbaik Untukku

Entahlah,
Aku seperti kehilangan kata kata meski itu sekedar menyapamu sahabatku,
Seperti kehilangan kekuatan memutar ulang memori saat bersamamu,
Seperti kehabisan airmata untuk menangisi hal bodoh seperti ini...

Ini seperti kisah drama yang ada di FTV, Sinetron Alay dan semacamnya,
Dimana sahabat terdekatmu menjalin hubungan dengan seseorang yg pernah kamu sukai...

Taukah kau ?
Kau satu dari sekian banyak teman yg kusebut sahabat,
Kau satu dari sekian banyak yg kubanggakan,
kau yg membuatku mengerti tentang eratnya berteman,
Dan kau yg menjadikanku percaya tentang indahnya arti persahabatan....

Kuakui,
Aku pernah menyukainya,
Menyukai Pria Bangs*t itu, mengagumi nya, menganggapnya berbeda dari yg lain,
Hingga si Bangs*t itu menyukaimu dari sekian banyak wanita yg dia kenal,
dan membuat jarak diantara kita,
Apapun tentangnya kini terlihat begitu Memuakkan !!

Aku menyayangkan kau sahabatku, yg kini menyukainya,
Bukan karna Iri ataupun Cemburu,
Karna aku tau, Bahkan dimata lelaki butapun mungkin fisikmu lebih menarik dibanding denganku,

Tapi Mengapa ?
Dari sekian banyak lelaki yg menantimu,
Dari sekian banyak mereka yg memujamu,
Dari sekian banyak yg mengejarmu, dan
Dari benteng pertahanan sikap cuekmu,
Mengapa harus dia yg pernah ku sukai ??

Kau bahkan tau,
Sejak kapan aku menyukainya dan
Bagaimana Dulu aku menggilainya
Oh ya aku lupa, Kau bukanlah diriku bagaimana kau bisa tau rasaku (:

Setidaknya,
Sekacau kacaunya diriku, 
aku masih bisa menghargai perasaan orang terdekatku,
Sebodoh bodohnya diriku, 
aku takkan menyukai seseorang yg pernah disukai orang terdekatku,
Karna aku mencoba berfikir,
Bagaimana rasanya berada di posisi mereka..

Bagaimana bisa dengan mudahnya kau memintaku untuk tidak berubah,
Memintaku bersikap seperti tidak terjadi apapun, 
Dari semua yg telah terjadi,
Ingatlah Sahabatku,
Saat ku ucapkan "Aku baik baik saja dan aku tidak terluka" dan 
Saat ku katakan "ya, takkan ada yg berubah diantara kita"
Itulah satu satunya kebohongan terbaik yg pernah kubuat selama bersahabat denganmu...

Sahabatku..
Darimu aku belajar,
Tidak ada sejatinya sebuah persahabatan jika cinta hadir diantara keduanya,
Darimu aku mengerti,
Wanita seperti apa yg disukai pria yg pernah ku kagumi,
Dan darimu lah pula kusimpulkan,
Mungkin menjadi tidak tahu akan lebih menenangkan..

Ah Sudahlah
Mungkin akulah perantara kisah diantara kalian,
Mungkin juga dunia ini terlalu sempit untuk kalian,
Tapi tak ada yg salah jika diantara kalian saling jatuh cintaa,
Karna pada faktanya aku memang bukan siapa siapa,
Silahkan, Berbahagia lah (:


Dan aku percaya Tuhanku punya rencana terbaik untukku..

Rabu, 16 September 2015

Now Im TwentyYearsOld

Ada waktu dimana kita masih belum mengerti tentang dunia,
Hanya berlari, tersenyum, dan tertawa..
Menangis hanya karna tergores luka,
lalu kemudian terdiam saat kau menerima ice cream dari orangtua..

Dulu,
Begitu banyak cita cita yang bisa dengan mudah kita sebutkan,
sebelum tau sulitnya perjuangan untuk mewujudkan..
Begitu indah film yang ditayangkan membuat kita terlena,
sebelum akhirnya sadar itu semua hanya fiktif belaka..

Mengandaikan betapa beruntungnya menjadi orang dewasa,
sebelum benar benar melalui & merasakan begitu rumit
posisi yang dulu diimpikan nya..

Sekarang..
Usiaku tepat diangka 20,
Aku sudah melewati masa remaja, dan aku beranjak dewasa..
Tak seperti yang kuimpikan dulu dimana menjadi orang dewasa
begitu menyenangkan..

Semua yang kita lakukan butuh perhitungan,
Kita bahkan butuh pijakan hanya untuk sekedar bertahan,
Butuh rencana yang tersusun rapi untuk sebuah masa depan...
Well that's Life...

Bagaimanapun aku mencoba kuat,
Pada faktanya aku mempunyai banyak kelemahan,

Ada banyak hal yang kutakutkan,
Ada banyak pertayaan yang belum terpecahkan,
Ada banyak cara yang belum benar benar kucoba,
Dan ada saat dimana aku benar benar merindukan masa kecilku...
Happy Birthday to Me :')

Selasa, 11 Agustus 2015

Perjuanganku

Tidakkah kau ingin tau ??

Seberapa besar usaha yg kulakukan untuk melupakanmu ?
Seberapa banyak cara yg tlah kucoba untuk menghapus
memori tentangmu ?

Tidakkah kau ingin tau ?

Seberapa cepat langkah yg kugunakan untuk menjauh dari bayangmu ?
Seberapa jauh aku mencoba berlari dari harapan yg slalu datang
menghadirkanmu ?

 Tidakkah kau ingin tau ?

Seberapa lama waktu yg kuhabiskan untuk menunggumu ?
Seberapa banyak kekuatan yg aku punya untuk 
bertahan dengan semua ketidakpastian ini ?
Seberapa berhasil aku dengan semua usaha yg kulakukan ?

Apa yang akan kau katakan ?

Aku tidak merasa memberimu sebuah harapan ?
Aku tidak bersalah, ini bukan urusanku, itu hatimu ?
Aku sedang memperbaiki diri ?
Itukah yang akan kau katakan ??....

Lalu ? 

Sebegitu bodohnya kah aku selama ini yang menganggapmu
menyukaiku ?
Aku tau ini hatiku, dan mungkin memang aku yg salah
mengartikan rasamu terhadapku...
Memperbaiki diri ? Sampai kapan ? Berapa lama ?
Tak bisakah kita melangkah dan berjalan memperbaiki
diri bersama ??

Kau memang tak akan mengerti, dan tak akan pernah ingin tau
Berapa banyak airmata yang terjatuh untukmu,
Berapa kali aku menyadarkan diriku untuk tak berharap padamu,
Dan Berapa banyak kesedihan yang kudapatkan dalam 
Memperjuangkanmu.....

Minggu, 14 Juni 2015

Akhir Penantianku



Aku pernah begitu ingin menunggumu menyukaiku 
tanpa ada kata bosan,
Sebelum aku tau ini begitu melelahkan,

Aku pernah begitu ingin mengagumimu 
sampai tiada batas waktu,
Sebelum aku tau ini terlalu menyakitkan,

Kamu begitu hebat,
Bisa datang dan pergi sesukamu, 

Kamu begitu hebat
Bisa dengan mudah mempengaruhi suasana hatiku,

Aku  yang terlalu bodoh,
Dengan begitu mudahnya menerima kehadiranmu,

Aku yang terlalu bodoh.
Dengan begitu mudahnya membuka handle pintu hatiku,

Kau membuat semuanya terlihat biasa saja,
Layaknya tak ada hati yang terluka
Aku bahkan lupa pada move on yang telah kususun sedemikian rupa,

Kini aku benar benar diujung lelahku,
Kau terlalu sering menarik ulur hatiku,

Aku rapuh dengan semua penantian sia siaku,

Aku ingin berhenti berharap padamu,
Berhenti menyukaimu,
Berhenti menunggumu menyukaiku, 

Biarkan aku perlahan menghilang dari kehidupanmu...

Kamis, 23 April 2015

Maafkan Aku Merindukanmu

Pernah begitu dekat hingga terrlalu
terbawa rasa,

Pernah begitu ceria dan membaca pesanmu
hingga tak ada jeda,

Pernah saling sekedar berbagi cerita dan
pesanmu membuatku tertawa,

Pernah saling berjanji hanya untuk tak
bosan lalu kemudian terlupa,

Maafkan jika terkadang aku masih merindukanmu...

Aku hanya tak bisa mengendalikan memoriku
saat memutar ulang tentangmu..

Dan kini aku butuh beberapa alasan hanya untuk
sekedar menyapamu karna
begitu takutnya aku mengusik kehidupanmu...