Aku bukan seorang penulis yang handal, Bukan seorang puitis yang profesional, Bukan pula seorang wanita yang suka mengobral kata gombal, Tapi percayalah setiap kata yang kufikirkan lalu kutulis di Blog ini adalah kata tertulus yang pernah kurangkai...
Jumat, 11 Maret 2016
Terimakasih Sahabat !
Umumkan saja pada semua pasang mata jika kalian kini bersama..
Silahkan tunjukkan pada seisi dunia layaknya kalian berdua
abadi sampai tua..
dan teriakkan saja pada khalayak ramai seperti kalian tidak akan pernah
saling terluka..
Aku ?
Tak usah kau perdulikan,
dan bahkan aku akan menjadi yg terabaikan,
Perlahan menghilang dan dilupakan..
Iri ? Cemburu ?
Aku bahkan tak sekekanakan itu untuk kebahagiaanmu..
Mungkin,
Aku bukan Sahabat yg bisa selalu ada,
Bukan teman yg slalu bisa kau jadikan tempat berbagi banyak cerita,
Hanya sedikit jeda untuk kita saling jumpa,
Komunikasi yang terjalinpun tak sesering biasanya,
Kesibukan dan dunia kita menjadi alasan jarang bertegur sapa,
Dan ada batas mengukir cerita karna limit waktu yg tersisa,
Lalu kufikir Kau mulai jenuh,
Hingga Dia datang merubah segalanya, Segalanya diantara kita..
Dia, yang tangan nya dulu kuimpikan menggenggamku,
Kini erat merengkuhmu..
Dia, yang Senyum manisnya dulu kudamba hanya untukku,
Kini merekah untukmu..
Dan Dia, Yang matanya dulu kuharap hanya menatapku,
Kini berbinar kepadamu..
Salahkah kisah kalian ?
Tidak !
Kalian hanya dua insan yang saling jatuh cinta,
Kalian sepasang kekasih yang sedang dimabuk asmara,
Dan anggaplah aku sbagai perantara untuk kalian berdua...
Lukaku ?
Biarkan kurawat sendiri..
Tangisku ?
Biarkan mengalir dan akhirnya perlahan berhenti..
Aku hanya masih merasa sulit untuk merasa Bahagia dan Terluka diwaktu yg sama..
Kali ini sepertinya Tuhan menamparku dengan keras,
Menjawab harapanku padanya yang sia sia,
Dan menyadarkanku tentang
Kesetiaanmu sbagai sahabat yang diam diam menggenggam tangannya...
Terimakasih Sahabatku :)
Langganan:
Postingan (Atom)